February 29, 2024

Gambaran tentang cara kerja mesin RF wajah Trio™ iShape yang dapat menembus hingga ke lapisan kulit tertentu. Sumber: brosur RF Trio™ iShape.

Hai semuanya, welcome back to Miareveals.com! Tanggal 29 April 2022 lalu, gue pertama kalinya mencoba radiofrequency (RF) wajah, salah satu perawatan untuk meniruskan pipi chubby. Gue memutuskan untuk mencoba treatment ini di Marvee Clinic Kimia Farma, Matraman, Jakarta. Sebelumnya, gue memang sudah konsultasi dulu ke dokter di Marvee Clinic mengenai treatment apa saja yang diperlukan untuk mendapatkan wajah V-shape. Setelah muka gue di-assess, ada beberapa treatment yang disarankan. Nah, salah satunya adalah RF wajah dengan fokus di bagian pipi.

Apa itu radiofrequency?

Radiofrequency merupakan suatu tipe atau kategori energi yang diukur berdasarkan frekuensinya. Yang dimaksud dengan frekuensi disini, yaitu banyaknya panjang gelombang elektromagnetik (number of wavelength) yang dipancarkan suatu sumber energi per detik. Maka dari itu, satuan frekuensi adalah per second atau Hertz (times per second, kali per detik, disingkat Hz). Contohnya, 1000 Hertz menunjukkan bahwa dalam satu detik, suatu panjang gelombang telah dipancarkan sebanyak 1000 kali siklus.

Energi radiofrequency dipancarkan oleh berbagai macam benda, seperti radio, WiFi, TV, microwave. Frekuensinya bisa saja berbeda-beda untuk tiap sumber energi. Untuk treatment kecantikan, alat RF yang digunakan dapat memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 3 kHz sampai 300 mHz, tergantung tujuan penggunaan RF tersebut. Misalnya nih, untuk menstimulasi pembentukan kolagen pada wajah, maka alat RF diatur pada frekuensi 5 mHz. Sedangkan, untuk menghancurkan lemak, alat RF diatur pada frekuensi 35 kHz.

Mesin RF yang digunakan

Ada banyak merk mesin RF di pasaran. Tentunya, tiap mesin memiliki setting optimalnya masing-masing dan bisa saja berbeda setting-nya antara satu sama lain. Mesin RF yang digunakan di Marvee Clinic per April 2022, adalah Trio™ iShape buatan Sybaritic, perusahaan mesin kecantikan asal Amerika Serikat.

Mesin radiofrequency kecantikan di Marvee Clinic Matraman Jakarta, Trio™ iShape buatan Sybaritic. Photo copyright by Miareveals.com.
Mesin radiofrequency (RF) Trio™ iShape buatan Sybaritic.
Photo copyright by Miareveals.com.

Dari hasil browsing yang gue baca serta penjelasan facial therapist di Marvee Clinic, jadi mesin Trio™ iShape ini memiliki 3 alat (lihat gambar sebelah kanan):

  • Tripolar Medium yang berfungsi untuk mengencangkan kulit wajah dan membantu facial contouring. Alat ini menghantarkan energi RF ke dalam kulit, kemudian meningkatkan suhu di dalam lapisan epidermis dan dermis. Targetnya adalah suhu di dalam kulit bisa mencapai 48-50° C, yang berarti suhu kulit bagian luar adalah 38-40° C. Peningkatan suhu dalam kulit dapat mestimulasi terbentuknya kolagen dan elastin yang dapat meremajakan dan mengencangkan kulit wajah. Kalau di gambar, alatnya yang memiliki 3 tonjolan tumpul di ujungnya. Nah, karena tonjolan di alatnya itu besar-besar, jadi memang cocoknya diaplikasikan di bagian wajah yang “berdaging” atau yang masih ada empuk-empuknya.
  • Cavitation Ultrasound untuk memecah lemak yang menumpuk di jaringan bawah kulit, menjadi asam lemak dan trigliserida. Asam lemak dan trigliserida tadi kemudian akan menuju liver untuk dimetabolisme lebih lanjut. Di Marvee Clinic, alat cavitation digunakan untuk RF bagian tubuh, misalnya perut, lengan atas, dan paha.
  • Alat yang berbentuk seperti corong, yang fungsinya untuk menstimulasi kolagen dan mengencangkan wajah di daerah yang relatif kurang berlemak. Disini contohnya adalah dahi dan kulit di bawah mata. Kalau teman-teman lihat di gambar, itu alat yang paling kanan ya. (Ini penjelasan dari facial therapist-nya, gue coba browsing tapi kurang banyak informasi terkait alat yang corong ini).
Gambaran tentang cara kerja mesin RF Trio™ iShape yang dapat menembus hingga ke lapisan kulit tertentu. Sumber: brosur RF Trio™ iShape.

Referensi terkait mesin RF Trio™ iShape, gue temukan di brosur berikut. Kalau di situs Sybaritic yang ada hanya penjelasan terkait versi terbaru dari Trio™ iShape, yaitu varian X9.

Prosedur treatment RF wajah

Nah, prosedur treatment RF yang gue dapatkan di Marvee Clinic adalah sebagai berikut:

  1. Wajah dibersihkan dengan facial cleanser lalu dibilas hingga bersih dan dikeringkan
  2. Gel dingin dioleskan ke area wajah yang ingin di-treatment RF, misalkan di area wajah bagian kanan terlebih dahulu. Gel berfungsi sebagai pelicin atau pengurang gesekan saat alat RF digerakkan di wajah.
  3. Alat pertama yang dipakai adalah Tripolar Medium. Untuk area pipi tembem, facial therapist menggerakkan alat mengikuti bentuk tulang pipi. Pemakaian alat tripolar medium adalah sekitar 15-20 menit.
  4. Setelah daerah pipi, beralih ke daerah dahi bagian kanan dan kulit bawah mata kanan. Alat yang dipakai adalah alat stimulasi kolagen yang berbentuk seperti corong. Penggunaan alat kurang lebih 5-10 menit. (Pada prakteknya, alat seperti corong ini bisa dipakai juga di pipi).
  5. Setelah itu, gel dibersihkan menggunakan spatula wajah.
  6. Ulangi langkah ke-2 s.d. 5 di area wajah bagian kiri.

Total prosedur RF wajah (fokus di pipi) memakan waktu sekitar 40 menit.

Review treatment RF wajah

Oke, my final thought tentang RF wajah!

Saat RF:

  • Ada terasa hangat-hangat di wajah tapi tidak sampai terasa panas atau sakit.
  • Ketika Tripolar Medium digunakan, itu agak menekan-nekan pipi. Ga sakit sih, tapi kalau nanti teman-teman melakukan treatment RF dan merasa terlalu kuat tekanan alatnya, bisa bilang ke facial therapist supaya jangan kuat-kuat menekan alat RF-nya ke wajah.

Setelah RF:

  • Wajah sedikit merah merona akibat naiknya suhu wajah, tapi wajah kemerahan tersebut cepat normal kembali kok!
  • Agak pegal, mungkin karena habis ditekan-tekan di bagian pipi. Apalagi lumayan lama juga kan, 40 menit! Tapi rasa pegal tersebut cuma sebentar banget, terus langsung hilang.
  • Prosedur RF ini termasuk non-invasif, alias tidak memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, dan tidak ada downtime.

Itu tadi yang gue rasakan saat RF dan sesudahnya. Terus hasilnya bagaimana? Jujur nih, kalau sekali RF wajah, belum kelihatan hasilnya di wajah gue yang chubby ini. Karena memang, fungsi utama RF wajah adalah mengencangkan wajah. Maka, untuk menghancurkan lemak di wajah, gue coba kombinasi antara RF dengan mesotherapy.

Tapi, baik RF yang belum ataupun sudah dikombinasikan dengan mesotherapy, menurut gue tetap butuh beberapa kali treatment agar terlihat hasil yang diinginkan. Nah, berapa kalinya itu tergantung kondisi wajah tiap orang, seberapa tembem dia atau seberapa banyak lemak double chin-nya (untuk yang memiliki lemak di bawah dagu). Bisa 3 kali, 5 kali, 10 kali atau bahkan lebih, pokoknya bervariasi.

Kalau gue, karena dasarnya pipi sudah chubby, kayaknya sih mesti tetap rajin olahraga dan diet agar lemak tubuh berkurang, termasuk lemak pipi, sehingga pipi jadi lebih slim. RF bisa bantu untuk membentuk kontur wajah dan bikin kulit wajah ga kendor, tapi ga bisa yang fully membuat wajah jadi tirus.

Before (kiri) dan after (kanan) 1x RF wajah, 29 April 2022. Treatment ini sudah dikombinasikan dengan mesotherapy. Belum terlihat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah treatment. Foto before malah terlihat lebih tirus, namun hal itu karena efek cahaya. Photo copyright of Miareveals.com.
Before (kiri) dan after (kanan) 1x RF wajah, 29 April 2022. Treatment ini sudah dikombinasikan dengan mesotherapy. Belum terlihat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah treatment. Foto before malah terlihat lebih tirus, namun hal itu karena efek cahaya. Photo copyright of Miareveals.com.

Dari hasil ngobrol sama facial therapist-nya, RF ini perawatan yang bisa dilakukan seminggu sekali. Jadi, ga perlu jeda waktu yang lama antar treatment RF. Buat yang tertarik dengan perawatan non-invasif tapi ingin cepat dapat hasilnya, bisa dicoba nih RF tiap minggu!

Sementara itu, untuk teman-teman yang ga keberatan dengan treatment invasif, wajah tirus dan kencang bisa dicapai dengan tarik benang dan suntik botox. Tapi, jangan lupa konsultasi ke dokter kulit dulu ya sebelumnya! Gue pribadi cenderung kepada treatment invasif, karena hasilnya memang langsung kelihatan dalam sekali treatment. Cuma ya mesti tahan sakit sedikit sih, soalnya disuntik-suntik.

So, apakah gue akan RF wajah lagi? Hmm, gue mau dengar pendapat dari teman-teman dulu ah! Ada ga nih yang pernah coba RF wajah juga? Share pengalaman kalian yuk di comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *