February 29, 2024
Wajah yang sudah ditandai untuk area thread lift-nya (tarik benang), dan diberi larutan iodine. Photo copyright of Miareveals.com.

Wajah yang sudah ditandai untuk area thread lift-nya (tarik benang), dan diberi larutan iodine. Photo copyright of Miareveals.com.

Untuk benang yang digunakan di Marvee adalah benang pull cog yang terbuat dari polydioxanone (PDO). Dan yes, benangnya sudah memiliki izin edar dari Kemenkes. Di Indonesia, benang untuk thread lift termasuk alat kesehatan (alkes), yang izin edarnya dikeluarkan oleh Kemenkes (bukan BPOM). Ketahanan hasil thread lift menggunakan pull cog PDO ini sekitar 6 bulan s.d. 12 bulan.

Benang, benang apa hayoo yang bisa bikin wajah tirus? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan, yaitu tarik benang! Di artikel kali ini, gue mau sharing pengalaman gue melakukan tarik benang di Marvee Clinic Matraman, Jakarta. Gue akan jelaskan mengenai apa itu tarik benang, persiapan sebelum tarik benang, dan ga ketinggalan review jujur gue setelah tarik benang. Pastinya, bakal ada foto before-after. Gue yakin nih pada penasaran sama foto before-after nya kan? Eh tapi jangan buru-buru scroll sampai akhir! Soalnya, banyak foto menarik lho di tengah-tengah (foto apa tuh yaa?). Keep reading!

Apa itu tarik benang?

Sebelum mulai, gue mau jelaskan dulu pengertian treatment tarik benang. Secara harfiah, memang bakal ada benang yang dimasukkan ke wajah hingga benang tertanam di jaringan bawah kulit, terus ditarik (dari luar) sampai wajah jadi kencang. Benangnya dimasukkan ke area wajah yang sudah ditentukan oleh certified aesthetician, sesuai dengan goal yang ingin dicapai pasien. Misalnya, pasien ingin hidung lebih mancung, maka benang dimasukkan ke daerah hidung lalu ditarik. Kalau ingin wajah V-shape, maka tarik benang dilakukan di area pipi dan rahang.

Terus, benangnya kayak apa sih? Benang untuk thread lift sebetulnya sama dengan benang jahit yang digunakan saat operasi. Istilah bahasa Inggris untuk benang medis ini adalah suture. Karena benang medis tersebut eventually akan terdegradasi & diserap oleh tubuh, maka istilah yang lebih spesifiknya lagi adalah absorbable suture.

Varian suture untuk thread lift ada bermacam-macam, tergantung dari bahannya dan permukaan benangnya. Dari segi bahan, polimer yang digunakan untuk tarik benang diantaranya, polydioxanone (PDO), polylactic acid (PLA), polycaprolactone (PCL). Dari segi permukaan benangnya, ada yang mono (lurus aja), screw / tornado (dua benang intertwined atau saling terjalin), cog (benang mono tapi ada barbs / banyak jangkar / kaitnya di sepanjang permukaan benang). Beda benang, beda juga peruntukkannya dalam thread lift, sesuai target thread lift-nya. Curious apa bedanya? Gue bakal bahas lebih lanjut tentang benang-benang thread lift ini di artikel berikutnya.

Lanjut ke pengalaman thread lift gue di Marvee!

Persiapan sebelum hari-H tarik benang di Marvee Clinic: Bikin appointment

Sebelum thread lift, gue sudah buat appointment terlebih dahulu dengan dr. Rahmani Nadya Dewi Himawan (biasa dipanggil dr. Nadya). Nah, kenapa thread lift-nya dengan dr. Nadya? Jadi, gue tahu dr. Nadya ini dari dr. Merry, which is dokter gue biasanya pas di Marvee. Dokter Merry bilang kalau untuk tarik benang, dr. Nadya ini yang ahlinya di Marvee Matraman. Beliau yang paling sering mengerjakan treatment tarik benang untuk pasien-pasien disana.

Langsung gue book appointment dengan dr. Nadya. Booking-nya via WhatsApp Marvee Clinic Matraman di nomor +6285806798263.

Nah, dr. Nadya ini praktek di Marvee Matraman hanya hari Selasa dan Kamis. Mau ga mau, untuk yang kerja kantoran harus cuti (kecuali kalau Selasa / Kamis-nya libur nasional dan Marvee Matraman-nya buka). After seeing my schedule, gue book dr. Nadya untuk thread lift tanggal 26 Mei 2022, dan itu gue book dari 2 minggu sebelumnya. Pas banget hari Kamis, tanggal 26 Mei 2022 itu lagi libur nasional tapi Marvee tetap buka, so gue ga memakai jatah cuti gue.

Saat hari-H tarik benang di Marvee Clinic: Sesi konsultasi

Hari H-nya, sebelum tarik benang, gue konsul dulu dengan dr. Nadya. Gue cerita aja target yang pengen gue capai dengan treatment ini, yaitu wajah V-shape dan hidung yang lebih mancung / lancip. Setelah menganalisis wajah gue, dr. Nadya bilang kalau thread lift level moderate sudah cukup untuk wajah gue yang notabene ga sagging-sagging banget (gue usia awal 30-an btw).

Terus, untuk round face seperti gue, dr. Nadya juga menyarankan filler. Hal tersebut dilakukan agar lebih optimal wajah V dan hidung mancungnya. Filler di dagu dan hidung untuk memanjangkan dimensi / volume di kedua daerah tersebut supaya lebih lancip (pointy). Ya, gue fine aja, asalkan target gue tercapai deh dok! 🙂

Dalam sesi konsul, gue juga banyak bertanya mengenai benang yang dipakai di Marvee dan yang paling penting, apakah benangnya sudah mendapat izin Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) atau belum.

Untuk benang yang digunakan di Marvee adalah benang pull cog yang terbuat dari polydioxanone (PDO). Dan yes, benangnya sudah memiliki izin edar dari Kemenkes. Di Indonesia, benang untuk thread lift termasuk alat kesehatan (alkes), yang izin edarnya dikeluarkan oleh Kemenkes (bukan BPOM). Ketahanan hasil thread lift menggunakan pull cog PDO ini sekitar 6 bulan s.d. 12 bulan.

Untuk gambaran seperti apa benang cog PDO itu, berikut gambar yang gue ambil dari artikel ilmiah yang membahas tentang thread lift.

Benang cog yang terbuat dari polydioxanone (PDO), dilekatkan pada kateter ukuran 18G. Sumber: Plast Reconstr Surg Glob Open 2020;8:e2920.
Benang cog yang terbuat dari polydioxanone (PDO), dilekatkan pada kateter ukuran 18G. Sumber: Plast Reconstr Surg Glob Open 2020;8:e2920.

Saat hari-H tarik benang di Marvee Clinic: Sesi tindakan

Wajah diapakan aja nih pas tarik benang? Gue jabarkan di bawah ini.

  1. Wajah dibersihkan dengan cleanser, dibilas, dikeringkan
  2. Krim anestesi dioleskan ke seluruh wajah dan didiamkan selama 30-60 menit
  3. Krim anestesi dilap hingga bersih
  4. Daerah wajah yang akan di-tarik benang ditandai dengan pensil warna putih
  5. Seluruh wajah di-totol dengan kapas yang sudah dibasahi dengan larutan iodine, lalu wajah didiamkan sebentar hingga totolan iodine tersebut kering
  6. Injeksi anestesi (lidokain) disuntikkan ke daerah yang akan di-tarik benang
  7. Tarik benang dimulai! Jarum suntik digunakan untuk memasukkan benang thread lift ke dalam wajah
  8. Seberapa kencang tarikan benang diatur-atur oleh dokter
  9. Begitu daerah pipi dan rahang selesai, barulah prosedur tarik benang di hidung dilakukan.
Wajah yang sudah ditandai untuk area thread lift-nya (tarik benang), dan diberi larutan iodine. Photo copyright of Miareveals.com.
Wajah yang sudah ditandai untuk area thread lift-nya (tarik benang), dan diberi larutan iodine. Photo copyright of Miareveals.com.

Untuk step 1-3 dilakukan oleh terapis, setelah itu step 3 s.d. selesai dilakukan oleh dr. Nadya (dibantu terapisnya untuk menyiapkan alat-alat). Oh iya, untuk tarik benang wajah itu memasukkan dan tarik-tarik benangnya dilakukan di satu sisi wajah terlebih dahulu hingga selesai (misal kanan dulu), baru berpindah ke sisi wajah yang satunya.

Skema ilustrasi saat memasukkan benang untuk thread lift. Sumber: Plast Reconstr Surg Glob Open 2020;8:e2920.
Skema ilustrasi saat memasukkan benang untuk thread lift. Sumber: Plast Reconstr Surg Glob Open 2020;8:e2920.

Overall, seluruh proses berlangsung selama 4 jam untuk total 8 benang di area wajah (pipi dan rahang), plus prosedur tarik benang di hidung (ada paket benangnya sendiri di Marvee Clinic, namanya MV Perfect Nose).

Setelah tarik benang: Review jujur, plus foto before-after!

Setelah 4 jam wajah gue ditarik-tarik, akhirnya gue bisa gerak-gerakkin wajah gue lagi. Eh tapi bohong deeh!

Aslinya, wajah itu terasa kaku, ga nyaman. Pengen berekspresi, tapi kitanya juga takut berekspresi karena memang belum boleh. Khawatir benangnya geser atau patah kalau terlalu ekspresif wajahnya. Memang, setelah tarik benang ada segudang hal yang wajib diperhatikan. Jujur, ini yang membuat gue agak malas thread lift lagi (tapi karena mau cantik, yasudahlah~).

  1. Selama 4 jam ke depan pasca tarik benang: tidak boleh kena air
  2. Selama 2 hari ke depan: pakai plester di titik suntikan tempat memasukkan benang, rajin ganti plesternya juga selama 2 hari tersebut. Kalau basah, diganti.
  3. Selama seminggu: pakai krim anti iritasi di seluruh wajah, minum antibiotik yang diresepkan, minum asam mefenamat kalau terasa nyeri, dan saat mencuci wajah kalau bisa pelan-pelan aja
  4. Selama 2 minggu s.d. 1 bulan: TIDAK BOLEH tidur miring, terlalu ekspresif wajahnya, makan yang terlalu mengunyah atau buka mulut lebar-lebar (sayonara steak and hamburger!!), facial/totok aura/pencet-pencet wajah, olahraga berat, berjemur sinar matahari, sauna dan spa.

Well, kira-kira itu tadi yang perlu diperhatikan (banyak!). Mesti dijalankan baik-baik lho, karena post-treatment routine itu mempengaruhi ketahanan hasil tarik benang!

Lanjut ya, gue share nih foto before-after gue. Abaikan wajah gue yang masih merah-merah pasca tindakan tarik benang.

Before-after thread lift (tarik benang) di Marvee Clinic Matraman, Jakarta. Copyright of Miareveals.com.
Before-after thread lift (tarik benang) di Marvee Clinic Matraman, Jakarta. Copyright of Miareveals.com.

Dari segi pelayanan dan kualitas treatment-nya, gue happy aja sih dengan service dari dr. Nadya dan timnya di Marvee Clinic Matraman, Jakarta. Baik dokter dan terapis di Marvee, semuanya ramah-ramah. Dokter Nadya juga kelihatan sudah biasa banget menangani tarik benang. Beliau bahkan sempat ngasih lihat ke gue foto-foto hasil tarik benang yang dia lakukan di tempat lain, terutama yang bentuk wajah awalnya adalah round face kayak gue, sebagai perbandingan.

Talk about the result, gue cukup puas. Terutama di bagian hidung! Cuping hidung gue ga terlalu mengembang lagi dan batang hidung gue lebih tegas. Untuk area wajah, efek pointy alias tirus memang agak subtle sih. Kalau gue bandingkan dengan beberapa pasien round face yang dr. Nadya tunjukkan, sepertinya memang begitu ya hasilnya.

Tapi ya gapapa lah, paling ga wajah gue udah ga terlalu bleberan lagi pipinya. Kalau mau lebih terlihat tirus lagi, mau ga mau lemak pipinya juga mesti dikurangi nih! Oh iya, sekitar sebulan setelah thread lift, wajah ga terasa kaku lagi. Perasaan gue juga sudah biasa aja, ga yang terlalu khawatir thread lift bakal kenapa-kenapa pas mengekspresikan wajah atau saat mengunyah makanan.

Nah, HARGANYA BERAPA nih bu? Terkait harganya, so-so lah. Menurut gue, memang tarik benang ga ada yang murah. Kalau murah, malah jadi takut abal-abal! Di Marvee Clinic Jakarta, harga untuk tarik benang adalah IDR 1.110.000 per benang. Nanti dokter akan kasih tahu dulu ke pasien sebelum tindakan, kira-kira berapa banyak benang yang dibutuhkan pasien dalam mencapai beauty goal-nya. Khusus untuk hidung, sudah ada paketnya sendiri, MV Perfect Nose, dengan harga IDR 2.775.000 per paket. Ini harganya adalah normal price per May 2022.

Oke, sekian artikel review gue kali ini. Semoga bermanfaat teman-teman. Buat yang minat tarik benang, baca juga artikel gue lainnya mengenai tarik benang ya! Kalau kamu, ada pengalaman atau rekomendasi klinik lain yang juga oke untuk thread lift? Spill di comment ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *