June 16, 2024
Tipe-tipe sunscreen. Photo copyright of Miareveals.

Tipe-tipe sunscreen. Photo copyright of Miareveals.

Tipe-tipe sunscreen. Photo copyright of Miareveals
Tipe-tipe sunscreen. Photo copyright of Miareveals

Sunscreen tersedia dalam berbagai bentuk formulasi, mulai dari gel, krim, mist, hingga powder. Kulit manusia juga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, tergantung dari jenis kulit dan lingkungan eksternalnya. Maka dari itu, penting untuk teman-teman mengenali kebutuhan kulit sendiri dan memilih formula sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Yuk kita bahas cara memilih sunscreen yang tepat untuk kulit kita!

Kenali tipe kulitmu: normal, kering, berminyak, kombinasi?

Kulit normal adalah kulit dalam kondisi seimbang. Produksi sebum tidak berlebihan dan kelembaban kulit terjaga dengan baik. T-zone dari kulit normal tetap bisa lebih berminyak dibanding daerah lainnya, tapi kulit tetap terasa nyaman.

Kulit kering adalah kulit yang produksi sebumnya lebih rendah daripada kulit normal. Akibatnya, kulit kekurangan kemampuan untuk mempertahankan kelembaban sehingga lebih rawan mengalami iritasi. Kulit kering seringkali terasa ketat, kasar, dan kusam.

Kulit berminyak adalah kulit yang produksi sebumnya lebih tinggi daripada kulit normal. Jika tidak diiringi dengan cleansing yang baik, kulit berminyak memiliki resiko lebih tinggi mengalami penyumbatan pori-pori yang dapat berkembang menjadi komedo dan jerawat.

Kulit kombinasi adalah kulit yang memiliki kulit kering dan kulit berminyak pada daerah wajah yang berbeda, biasanya berminyak di T-zone dan kering di pipi.

Bentuk sunscreen yang tersedia di pasaran

Gel adalah formula semisolid berbahan dasar air (water-based) dan umumnya tidak mengandung minyak dalam formulanya. Penampilan gel biasanya transparan, tapi dapat terlihat opaque jika filter UV tersuspensi di dalam gel. Karena berbahan dasar air, formula gel akan terasa lebih ringan di atas kulit dan minim rasa lengket setelah aplikasi.

Krim adalah formula semisolid berupa emulsi, yaitu emulsi air dalam minyak (oil in water) ataupun minyak dalam air (water in oil). Penampilan krim biasanya putih opaque berkat dispersi emulsinya. Kebanyakan sunscreen tersedia dalam bentuk krim karena senyawa filter UV lebih mudah dilarutkan dalam fasa minyak.

Mist adalah formula cair berbahan dasar air dan penggunaannya dengan cara disemprotkan. Mist disarankan untuk penggunaan re-aplikasi sunscreen di tengah hari. Formulanya dapat berupa emulsi atau suspensi. Kandungan minyak dalam formula mist biasanya rendah karena minyak cenderung kental dan tidak kompatibel dengan mekanisme semprotan botol. Kelemahan formula mist adalah ketidakmerataan distribusi sunscreen di atas kulit. Sunscreen akan lebih terkonsentrasi di tengah target semprotan, dan bentuk yang cair akan lebih sulit membentuk lapisan sunscreen yang rata dan tahan lama di atas kulit. Selain itu, sulit juga untuk mengetahui jumlah sunscreen yang digunakan dari semprotan sehingga besar kemungkinan jumlah sunscreen yang digunakan kurang dari seharusnya.

Powder adalah formula padat berbentuk bubuk, disarankan untuk reaplikasi di tengah hari. Tidak jarang sunscreen powder juga memiliki warna untuk berfungsi ganda sebagai makeup. Powder sangat nyaman digunakan untuk reaplikasi di tengah hari karena dapat sekaligus menyingkirkan tampilan minyak berlebih pada wajah. Sayangnya, distribusi sunscreen bentuk powder dipastikan tidak merata karena partikel yang besar dan sifat aplikasi powder. Secara alami, orang hanya akan menggunakan powder dalam jumlah sedikit karena cenderung akan menyebabkan rasa kering pada kulit.

Gel, mist, dan powder cocok untuk si kulit berminyak

Kulit yang pada dasarnya sudah memproduksi banyak minyak akan lebih baik menggunakan produk yang ringan dan minim minyak. Maka dari itu, sunscreen berbentuk gel, mist, dan powder akan lebih cocok untuk teman-teman yang memiliki kulit berminyak. Bukan berarti kulit berminyak tidak boleh dipakaikan sunscreen krim. Jika teman-teman ingin menggunakan bentuk krim, sebaiknya mencari krim yang berbahan dasar air.

Krim cocok untuk si kulit kering

Kulit yang pada dasarnya kurang memproduksi minyak akan cocok dengan produk yang mengandung minyak untuk membantu melembabkan kulit. Maka dari itu, sunscreen berbentuk krim akan lebih cocok untuk teman-teman yang memiliki kulit kering. Jika tahapan skincare sebelum sunscreen sudah cukup melembabkan, teman-teman yang berkulit kering juga dapat menggunakan sunscreen gel. Bentuk mist juga bisa dipertimbangkan untuk reaplikasi karena dapat membantu mengembalikan kelembaban pada kulit di tengah hari.

Kulit kombinasi dapat mengombinasikan sunscreen

Cara memilih sunscreen untuk kulit kombinasi yang ekstrem dapat mempertimbangkan penggunaan dua sunscreen yang berbeda pada T-zone (berminyak) dan daerah lainnya (kering). Misalnya, sunscreen gel pada T-zone dan krim pada daerah pipi.

Yang penting, gunakan sunscreen yang nyaman untuk kulitmu!

Apapun sunscreen yang teman-teman putuskan untuk gunakan, pastikan sunscreen tersebut cocok dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen setiap hari!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *